Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kampu peradaban

Kampus Peradaban

Mereka yang mencoba untuk menetralkan suasana dua organisasi yang sama namun berbeda. Hal ini tak ayal. Organisasi extra menjadi korban karena harus selalu mencoba mengikhlaskan kadernya untuk aktif juga di organisasi intra. Bukan berarti saya tidak menyukainya, karena saya berada didalamnya juga. Tapi, apakah ini sebuah keadilan dan kebijaksanaan yang dibuat? “Bukan memikirkan kenapa, tetapi bekerjalah sebagaimana porsinya (professional)”, yah ini kutipan dari seorang kaka kelas yang tidak mungkin saya sebut namanya ditulisan ini. Akhirnya saya mencoba untuk tidak memikirkan kenapa kader tidak terikat dalam gerakan ini. Berawal di kampus peradaban Tepat di tahun 2011, saya masuk sebagai mahasiswa di kampus peradaban ini, mengenal mahasiswa lain dari berbagai daerah. Perubahan drastis ini, membuat kelabakan saya sebagai mahasiswa baru yang tidak terlalu banyak teman yang satu almamater di SMA dlu. Karena, diangkatan saya hanya saya dan ‘Tya’ yang lolos masuk ke kampus peradaba...